Bab 493. Kenangan
“Bukan maksud Papa untuk menyembunyikan masalah ini dari Mama kamu. Tetapi Papa sejujurnya … malu,” ucapnya sambil menundukkan kepala.
Tadi, aku langsung mengacungkan jempol tanda setuju, saat melihat kode yang diberikan Papa Bram. Sengaja aku loudspeaker supaya dia tidak curiga.
“Halo, Kak Wisnu. Sedang dimana? Amelia nyariin kamu.” Suara Mama terdengar setelah aku pencet tombol OK.
“Wisnu sudah mau pulang, Ma. Tadi cuma ngopi sambil makan lumpia goreng,” jawabku tanpa menyebutkan sedang di ho