Bab 492. Iba
Pasti sering mendengar kalau hidup seperti roda berputar, kadang di atas, dan kemudian bisa saja di bawah. Karenanya, jangan biarkan roda itu berhenti saat kita berada di bawah. Berjalannya terus sampai menuju tujuan yang diinginkan.
Namun, bagaimana bisa bergerak kalau pendorongnya sudah menyerah? Bahkan memilih mundur dari laga kebersamaan.
“Wulan pergi membawa anak-anak. Dan sekarang entah kemana membawa mereka.” ucap Papa Bram setelah mendongakkan kepala.
“Tante Wulan? Bisa saja di sini,