Bab 455. Wisnu Tidak Menyerah
"Kamu akan menyerah?" Papi Suma menatapku tajam, seakan mengorek isi hatiku ini.
Aku menggelang. "Tidak, Pi. Jujur, sebelum janur melengkung, Wisnu akan mengusahakan Riama menjadi milik Wisnu. Itu baru sekadar undangan. Hanya tanda tertulis kalau ada rencana penikahan. Akan tetapi, Pi. Wisnu mengkawatirkan Mama dan nama besar Papi. Wisnu tidak mau mencoreng nama Papi," ucapku merusaha tegar.
Papi Kusuma mengamati undangan yang aku serahnya. Dia berguman dengan sesekali dahinya berkerut.
"Aku ta