"Nada, semua keputusan ada pada mu. Dan, Ayah tidak akan pernah menukar kamu dengan apapun!" papar Adam.
"Nada, nggak mau. Nada, mau sama Ayah saja," kata Nada sambil menggelengkan kepalanya.
Karena dirinya takut Adam murka padanya, apa lagi sampai memutuskan ikatan mereka sebagai anak dan juga Ayah.
Nada memang sangat mencintai Tama, tapi bukan berarti dirinya mau berpisah dengan Adam.
"Nggak sayang, kamu tetap anak Ayah. Sampai kapanpun akan begitu, hanya saja kamu juga berhak untuk bahagia,"