Bab 668

Bulir-bulir air mata pun jatuh dari pelupuk mata, Mentari begitu terharu saat dokter mengatakan dirinya tengah berbadan dua.

Bahkan kehamilannya sudah memasuki 6 Minggu.

Selama ini sering kali merasa tidak nyaman pada bagian perutnya, tapi Mentari memilih tidak perduli.

Hingga akhirnya jatuh pingsan saat sedang memeriksa pasiennya.

Bertapa dirinya begitu terkejut bercampur bahagia karena mendengarkan hasil pemeriksaan dokter.

Di saat beneran bulan yang lalu program kehamilan yang telah di jalaninya gagal, membuat harapannya seakan berakhir pula dengan putus asa.

"Sayang, kamu baik-baik saja?"

Fikri yang baru saja sampai di buat bingung karena melihat tingkah istrinya.

Dirinya sengaja meninggalkan rapat karena mengetahui keadaan Mentari yang sempat tidak sadarkan diri.

"Abang, Tari hamil," Mentari langsung menghambur memeluk suaminya.

Rasanya sungguh sangat luar biasa dan membuat bahagia tanpa bisa di tutupi sama sekali.

Begitu pun juga dengan Fikri yang begitu terkejut mendengarnya.

"
Capítulos gratis disponibles en la App >

Capítulos relacionados

Último capítulo