"Cepat sana temui calon suami mu, keburu mati kedinginan dia itu," kata Fikri sambil berlalu pergi melewati Nada yang masih memikirkan nasib Ayahnya.
Tetapi sesaat kemudian Nada pun tersadar, kemudian melihat Fikri.
"Apaan sih, ngomongnya gitu banget!" Gerutu Nada.
Dengan segera menemui Tama yang masih berada di luar sana, benar saja ternyata Tama menggigil kedinginan.
Melihat Nada yang menemuinya membuat Tama pun tersenyum.
"Sayang, Mas, minta maaf ya. Mas, salah. Janji nggak akan ulangi lagi,