Nada terus saja melihat gambar pada ponsel Tama, sampai akhirnya melihat sebuah foto yang cukup mencengangkan sekali.
"Kak Fikri?" Nada pun menutup mulutnya secepat mungkin, tetapi matanya masih saja menatap layar ponsel Tama.
Meyakinkan bahwa penglihatannya tidak salah, dan itu benar Fikri.
"Mereka kuliah bareng?" Tanya Nada melihat foto wisuda kedua pria itu.
Nada pun merasa semakin ketakutan, andai saja Fikri tahu dirinya bekerja dengan Tama sudah pasti habislah dirinya.
Belum lagi kalau lak