Ferdian pun melihat Zahra yang duduk di sofa, menangis tersedu-sedu tanpa hentinya.
Ferdian hanya diam berdiri di depan daun pintu yang tertutup rapat.
"Aku mau mengugurkan anak ini, aku mau cerai!" Papar Zahra.
Ferdian pun masih diam tanpa kata, melihat wajah Zahra yang basah terkena air mata.
Zahra kesal karena Ferdian hanya diam saja, tidak ada kata yang keluar dari mulutnya sama sekali.
Entah apa yang dipikirkan oleh suaminya tersebut.
"Minggir!" Zahra pun mendorong Ferdian untuk berpindah