"Ada apa ini ribut-ribut? Sampai kedengaran ke dapur, ada apa?" Tanya Ajeng setelah berjalan tergopoh-gopoh untuk melihat keadaan Zahra yang terdengar menangis.
Ajeng tidak tahu entah bagaimana, tetapi suara tangisan Zahra semakin mengundang pertanyaan.
Melupakan usia yang rentan, hanya untuk melihat keadaan menyatunya yang menangis dari arah ruang tamu.
"Kenapa menangis?" Ajeng beralih menatap Ferdian yang hanya diam di tempatnya, sebab Zahra tidak menjawab pertanyaan nya, "Ferdian, apa kalian