Hampir tengah malam Zahra pun terbangun, perutnya terasa lapar.
Wajar saja dari pagi tadi tidak ada sebutir nasi pun yang masuk ke dalam perutnya, sedangkan ada nyawa lain yang juga membutuhkan asupan nutrisi selain dirinya.
Kepala nya semakin terasa berat, sesaat kemudian mencoba untuk mendudukkan tubuhnya.
Memijat kepala yang terasa pusing.
"Makan dulu."
Tiba-tiba terdengar suara Ferdian, membuat Zahra kesal seketika.
Ternyata Ferdian sudah berdiri di dekat ranjang dan perlahan mendudukkan t