Bab 93. Kejutan Satu Jam Lagi
"Sudah malam, Ran. Tidur, yuk," ucapnya menghentikan aktifitasku.
Aku mengecek email yang setiap harinya dikirim oleh Aitu. Laporan gallery yang hari demi hari mulai kewalahan mendapatkan order.
Produksi kami lempar ke pabrik di Klaten dan di Jogja. Sempat keteteran, karena terbentur dengan jadwal yang sering tidak tepat.
"Iya Mas Suma, aku hanya membaca laporan sebentar. Buat meeting besuk dengan Aitu," ucapku sambil menutup laptop dan merapikannya di meja.
Baby Danis dan Baby Anin tidur di ka