Bab 603. Jemputan
Aku tidak mengira kedatanganku disambut sedemikian rupa. Mungkin orang tidak tahu, mengira iring-iringan ini menyambut kedatangan orang penting.
Keluar dari pintu kedatangan, bukan hanya wajah Pak Maman yang aku dapati seperti biasanya.
Semua ada di sini. Papi Kusuma, Mama, Amelia, kedua adikku-Anind dan Denish tentu saja bersama pengasuhnya. Termasuk Kevin dan yang paling mengejutkan, wajah yang aku rindukan menyembul dari kerumunan keluargaku, Rima kekasihku.
Langkah ini terhenti melihat sora