Bab 543. Tolong
Tidak tahu apa yang harus aku jawab. Kalau Kevin yang berujar, aku bisa berkilah. Akan tetapi, di depanku ini adalah Mamanya Kevin.
“Tolong jawab iya, Sayang. Atau, kalau kamu benar-benar tidak menyukai Kevin, tolong jangan memberikan harapan kepadanya.”
Aku mengernyit, penasaran dengan maksudnya.
“Tante, tidak mau Kevin terpuruk seperti dulu lagi.”
“Memang Kevin dulu kenapa, Tante?” tanyaku tidak sabar. Isi kepalaku mulai berputar liar. Apa anak menyebalkan itu pernah mengalami patah hati s