Bab 533. Thank You
‘Apa-apaan ini?’
Aku menatap Mas Suma yang melangkah ke depan. Dia menuju panggung dan berbicara dengan pemain musik. Mereka mengangguk senang, bahkan mengacungkan jempol ke arah suamiku. Semakin aku mengernyit, saat tangan Mas Suma menunjuk ke arahku. Tangannya diikuti mereka, dan aku pun menyambut dengan senyuman.
‘Oh, mungkin Mas Suma request lagu untukku,’ pikirku dengan hati kembali menghangat. Merasa dispesialkan.
Namun, perkiraanku tergeser saat dia menerima gitar yang disodorkan oleh