Bab 532. Bersamamu
Kami disambut dengan sepasang pekerja yang menggunakan baju tradisional. Yang perempuan menggunakan kebayak dengan selendang yang dililitkan di pinggang. Sedangkan yang laki-laki menggunakan baju safari dangan kepala mengenakan ikat kepala yang disebut udeng.
Aku mengambil dua bunga jepun di tempayan tempat pintu masuk. Bunga berwarna putih kekuningan itu aku letakkan di saku baju.
“Kita duduk di sana,” ucapku menunjuk tempat duduk khusus dua orang. Terletak di depan, ujung sebelah kiri. Kami