Bab 460. Terpicu Kembali
Tidak biasanya Papa Bram seperti ini. Beberapa kali dia datang mengunjungiku di Denpasar dengan keadaan yang sama. Memang kadang aku mendapati Papa yang terlihat resah. Namun, jawabannya sama.
"Papa tidak apa-apa, Wisnu. Papa baik-baik saja. Mungkin karena capek dan sudah tidak sekuat dulu."
Sebenarnya aku tidak percaya, terlebih kebiasaan Pap merokok kambuh lagi. Berkali-kali aku ingatkan, tetapi dia menjawab iya dan melanjutkan aktifitasnya.
Dulu aku sangat bangga melihat Papa Bram. Tampil