Bab 386. Kesalnya Amelia
Hatiku kesal, sungguh kesal. Yang di hadapanku berbeda sekali dengan yang diucapkan beberapa waktu lalu.
“Aku paling tidak mau membuang waktu bersenda gurau tidak jelas. Apalagi dengan perempuan.”
“Termasuk denganku?”
“Kamu pengecualian, Amelia. Kamu tahu kan, bagaimana aku terhadapmu?”
Ucapannya yang membuatku bangga dan hati ini berbunga-bunga seketika. Siapa yang tidak suka saat idola sekolah menspesialkan diri ini. Dia tidak hanya keren, tetapi juga pintar.
Yang membuatku tidak bisa berpa