Bab 368. Kaget dan Takjub
Mobil sudah siap, termasuk dua mobil pengawal. Catherine yang masih belum jelas keberadaannya, menjadi alasan Mas Suma untuk tetap memperkerjakan mereka.
“Aku tidak mau mengambil resiko. Lengah sedikit yang menyebabkan aku menyesal seumur hidup,” ucap Mas Suma menolak ucapanku yang keberatan.
Pengawalan yang mencolok sebenarnya membuatku risih, bahkan enggan keluar rumah. Kecuali terpaksa.
Satu mobil di depan. Di tengah mobil yang kami tumpangi. Pak Maman sebagai pengemudi dengan Mas Suma di