Benar kata temanku dulu. Tidak semua yang ada di pikiran, bisa diungkapkan dengan kata-kata. Seringkali menuangkan isi kepala melalui tulisan pesan atau surat. Ini terasa lebih indah dan mengena.
Itu seharusnya.
Di awal kalimat ‘Dear Maharani matahariku….’ Aku sudah membayangkan kalimat berikutnya penuh dengan kata-kata puitis dan rayuan yang mendayu-dayu. Namun, yang aku dapati justru tulisan yang benar-benar menunjukkan siapa suamiku-realistis, jauh dari kata romantis, dan terkesan kaku.
Just