Bab 297. Penyelidikan
Tangan ini terkepal seketika mendengar apa yang diceritakan Mas Suma.
Kemesraan kami memicu ingatannya. Seperti serpihan puzzel, perlakuan Catherine yang menjijikkan itu menarik bagian lainnya yang terlupakan.
Sesekali dia menekan kepala untuk meredakan nyeri yang kadang-kadang hadir. Namun, ini tidak menyurutkan dia untuk melanjutkan rentetan ingatan yang sudah kembali.
“Aku tidak apa-apa. Dengan menceritakan ini semua, aku merasa lebih ringan,” ucapnya bersikukuh saat aku minta untuk tidak m