Bab 225. Antara Papa dan Papi
Mas Suma tertawa terbahak-bahak saat aku menceritakan kejadian tadi di gallery. Begitu juga Amelia. Aku yang akan menceritakan detail peristiwanya, terpaksa mengatup kembali, memberikan jeda mereka untuk meredakan tawa.
“Trus hasilnya bagaimana?” tanya suamiku setelah tawanya mereda. Walaupun tangannya masih menangkup perutnya yang terlihat kaku.
“Ya… sebelas duabelas sama Zaha Hadid lah. Cuma Mami lebih berumur sedikit,” jawabku kemudian membuka lap top. Aku ingin menunjukkan hasil foto yang