Bab 204. Rumahku Adalah Kamu
Perbincangan kami malam itu masih terngiang. Suamiku seakan menumpahkan semua rasa tentang perjalanan kisah kami. Memang, tak jarang terpatik rasa cemburu dan kesal, karena kesalah pahaman. Namun, secara keseluruhan Mas Suma mendapatkan kedamaian dan ketenangan di dalam pernikahan kami.
Ini sungguh membanggakan dan membahagiakan bagiku sebagai istri. Menunjukkan kalau kami mendapatkan pilihan yang tertepat dari-Nya di kesempatan kedua ini.
“Menikah itu tujuannya tidak cukup untuk bertujuan meny