"Itu dia!"
Sarah tersenyum saat melihat punggung Dava yang tengah berdiri di depan daun pintu ruangan.
Tangan pria itu tampaknya akan memutar gagang pintu, agar bisa masuk ke dalam sana.
Tapi Sarah dengan cepat menghampiri Dava, membuat pria itu sejenak urung untuk masuk ke ruangannya.
"Pak!"
Huuuufff.
Dava pun menarik napas dengan berat, pagi-pagi sekali sudah dikejutkan dengan seorang wanita aneh, padahal untuk malam tadi saja dirinya sudah begitu pusing.
Penyebabnya tak lain adalah Sarah.
M