Sarah yang kini berada di dalam kamarnya cukup kesal memikirkan ponselnya yang masih tertinggal di apartemen Dava.
Padahal dirinya sangat membutuhkan ponselnya tersebut.
Bagaimana pula bisa teledor seperti ini, melupakan sesuatu yang selalu saja berada di tangannya.
Sarah benar-benar tidak mengerti mengapa ini bisa terjadi.
"Kesel banget sih, gimana nggak kesal coba? Mampus aja tuh orang sekalian!" ucap Sarah penuh dengan kekesalan, bahkan sambil membayangkan Dava sedang di hadapannya langsung,