"Kau Iblis! Pergi dari hidupku!" Seru Kinanti dengan kedua tangannya meremas selimut yang menutupi setengah bagian tubuhnya.
"Sudahlah, jangan banyak berpikir keras. Lebih baik diam karena, itu bisa mempercepat proses penyembuhan mu."
Kinanti tidak mengerti sampai saat ini, entah kesalahan apa yang di perbuat nya sehingga bisa berada di posisi ini.
Rasa sakit itu kembali datang, Kinanti hanya menutup mata meresapi rasa semakin menyiksa.
"Kenapa kau bahagia menyiksa ku?! Apa salah ku?!"
"Tidak a