Mungkin saja saat Tama ada di dekatnya Nada masih bisa tersenyum seolah dirinya begitu kuat dan baik-baik saja.
Bahkan meminta Tama untuk tersenyum padanya, menguatkan hati dengan status pertemanan mereka berdua.
Namun, bagaimana dengan hati Nada yang sebenarnya?
Apakah wanita itu benar-benar kuat dan tak ada luka sedikitpun di hatinya?
Mungkinkah Nada menerima keadaan ini dengan berlapang dada tanpa beban sama sekali?
Sebenarnya dirinya juga rindu saat-saat bersama dengan Tama, rindu dengan pe