Lagi-lagi Tama merasa ada yang tumpah dari dalam matanya, apa lagi kalau bukan cairan bening membuatnya cepat-cepat mengusap dengan tangannya.
Perkataan Nada tampak yang tampak sederhana dan tidak kasar, namun malah membuat Tama merasa terluka.
Keinginannya hanya satu, Nada kembali padanya bukan hanya karena anak yang ada di rahim Nada.
Jika pun anak itu tidak ada, Tama akan tetap memohon untuk Nada mau kembali padanya.
Lantas bagaimana jika Nada lebih memilih sendiri tanpa dirinya.
"Kita bisa