Nada pun langsung tertidur pulas setelah merasa cukup lelah, hingga akhirnya pada sore harinya Nada pun terbangun dengan perasaan perutnya yang lapar.
"Kamu udah bangun?"
Nada pun mengangguk.
"Sekarang kamu mandi ya, kita harus kembali ke Jakarta. Barusan, Papa memberitahukan kalau Mama di larikan ke rumah sakit. Keadaan Mama kritis," kata Tama dengan raut wajah yang tampak begitu serius.
Nada langsung mengangguk dan melakukan apa yang dipertahankan oleh Tama, karena dirinya juga bisa melihat