Nada berlari keluar dari rumah, ingin segera menemui Tama yang sebelumnya berada di luar gerbang.
Tetapi, saat Nada keluar Tama sudah tidak ada di sana, bersamaan dengan hujan yang reda.
Nada pun mendesus kecewa, karena tidak bisa bertemu dengan Tama.
Baiklah tidak masalah, segera Nada mencari taxi yang kemungkinan sulit untuk mendapatkan di tengah malam ini.
Meskipun demikian tetap saja Nada tidak kehilangan arah, tekatnya sudah bulat untuk pergi dari rumah seperti apa yang diperintahkan oleh