"Kenapa kamu mencintainya?" Tanya Sarah.
Oma Sarah selama ini hanya menyaksikan saja, seakan menjadi penonton diantara mereka yang tengah terlibat ketegangan.
Namun, pada malam ini dirinya mendatangi kamar cucunya itu dan bertanya secara langsung.
Sebenarnya disini hatinya merasa iba akan cucunya yang mencintai seorang duda.
"Oma," Nada pun memeluk Sarah dengan eratnya, dirinya tidak tahu harus memeluk siapa selain Omanya tersebut.
Semuanya benar-benar begitu menentang hubungannya dengan Tama,