Malam harinya mata Nada tidak dapat terpejam, setiap kali mata itu terpejam hanya ada wajah Tama yang melintas dibenaknya.
Begitu pun saat terbuka, pikirannya hanya tertuju pada Tama.
Entah apa yang membuatnya menjadi seperti ini, tetapi rasanya sangat tidak nyaman sama sekali.
Bahkan Sarah sampai kesal, karena Nada yang bergerak terus-menerus membuat tidurnya terganggu.
Sangat-sangat terganggu akibat Nada yang aneh.
"Woy, kok grasak-grusuk nggak jelas. Tidur, udah malam nih!" Sarah pun menunju