"Bagaimana skripsi mu?"
"Puyeng, bantuin ya," Diva pun menangkup kedua tangannya, berharap Kenan mau membantunya.
Kenan pun mengangguk setuju, apa saja jika untuk Diva pasti akan di lakukan olehnya.
Apa lagi tujuannya menjadi dosen adalah Diva, andai saja tahu mungkin dirinya sudah di ejek habis-habisan oleh Diva karena begitu bersemangat ingin mendekati.
"Kamu ikut aku ke kantor, ya."
"Tapi aku harus balik ke kampus."
"Ngapain? Dosen kamu di sini!"
"O, iya," Diva memang aneh, apa lagi sejak k