Fikri pun tersenyum menggoda Mentari, akhirnya setelah bertahun menyimpan perasaan kini bisa memiliki dengan sepenuhnya.
Bibir Fikri terus saja tersenyum bahagia, melihat Mentari yang kini berada di kamarnya.
Mentari berulang kali menatap dirinya dari pantulan cermin.
Dengan piama berwarna pink.
Namun anehnya itu sudah cukup lama berlangsung, Fikri sudah menunggu sejak tadi namun sampai saat ini pun sepertinya belum ada tanda-tanda istrinya itu untuk naik ke atas ranjang.
Sampai di sini kesabar