Buk!
Buk!
Zidan menghajar Fikri dengan kuatnya, bahkan tanpa hentinya.
Adam hanya diam, duduk di sofa menyaksikan sebagai penonton.
Apa yang bisa dilakukannya saat ini?
Membiarkan putranya sampai babak belur.
Di mata Adam yang benar tetaplah benar, sedangkan yang salah akan tetap salah sekalipun itu adalah anaknya sendiri.
Tak terkecuali Fikri, apa yang dilakukan oleh Fikri memang sangat keterlaluan.
Saat seseorang yang bertugas mengawasi setiap gerak-gerik Mentari pun melaporkan pada Zidan ten