Plak!
Tangan Bayu melayang di wajah Diva, karena Kinanti susah menceritakan apa yang dilihatnya.
"Bayu! Kamu tidak boleh melakukan itu!" Kinanti memang membenci apa yang terjadi, tetapi tidak membenarkan saat Bayu menampar Diva.
"Apa yang kamu lakukan sangat memalukan!" Kata Bayu pada anaknya.
"Aku mengatakan itu karena ingin mencari solusi, bukan malah menamparnya!" Geram Kinanti pada Bayu.
Diva memegangi pipinya yang lebam, tanpa sengaja matanya mengarah pada Fikri yang duduk di sofa.
Bibir F