Terdengar suara bel berbunyi, Zahra bisa bernapas sedikit lebih lega. Paling tidak bisa lepas dari godaan Ferdian.
Godaan menjengkelkan dan sangat memalukan, bodohnya Zahra sangat besar.
Bahkan dirinya sendiri mengakuinya, padahal sejak dulu merasa paling pintar sedunia.
Itupun karena Bapaknya yang mengatakan dan menjadi pedoman dalam hidupnya.
Zahra adalah wanita paling pintar, paling baik, paling pintar.
Begitulah kata Kumar Abdullah.
Lagi pula mengapa dirinya mengigit bibir Ferdian, sungguh