"Fer........ Ferdian!" Ajeng menggerak-gerakkan lengan anaknya hingga berulangkali, berusaha untuk membanggakan dari lelapnya.
Akhirnya mata Ferdian pun terbuka, dan melihat Ajeng dengan jelas.
"Kamu susul Zahra, Mama khawatir sama keadaannya," pinta Ajeng dengan perasaan was-was.
Ferdian pun melihat ke samping, ternyata Zahra tidak ada. Kemudian menatap ke arah jendela, ternyata hari sudah mulai siang.
Teriknya matahari pagi sudah menerangi bumi kembali, Ferdian baru sadar ternyata dirinya ter