"Kamu kedinginan?"
Zahra menggigil dengan keringat dingin mulai membasahi tubuh, demamnya semakin tinggi membuatnya tidak dapat memejamkan mata.
Dengan sabar Ferdian mengompres air hangat, sekalipun sudah hampir subuh.
Semalam Ferdian tidak tidur sama sekali, menjaga Zahra hingga akhirnya terlelap setelah merasa lebih baik.
Pagi harinya Zahra pun terbangun, Ferdian pun terlelap dengan asal di samping Zahra.
Rasa kantung tidak dapat terbendung lagi setelah subuh tadi.
Sedangkan dari arah lainya