"Mbak lempar bolanya, entar Tari yang pukul ya," Tari bersiap untuk memukul bola saat Art pun bersiap untuk melemparkan bola padanya.
Bola mulai melayang dan terjatuh di lantai, Mentari kecewa karena, tak dapat memukul bola yang lolos begitu saja.
Akhirnya di ulangi hingga beberapa kali, dan untuk kali ini dirinya berhasil memukul bola tersebut sehingga membuatnya bangga bukan main.
"Mbak, Tari hebat 'kan!"
Mentari bersorak gembira, dengan bangganya pada Art.
"Iya, tapi Non Tari makan dulu ya.