"Bunda," teriak Kenan sambil berlari menuju Kinanti.
"Anak Bunda udah pulang sekolah," Kinanti mencoba mencium pipi Kenan tapi, entah kenapa malah di tolak.
"Kenan udah gede, Berhenti cium Kenan!"
"O," Kinanti pun mangguk-mangguk mengerti, anaknya itu memang lucu dan menggemaskan.
Selanjutnya Kinanti mendekati Fikri berniat melakukan hal serupa, sayangnya sama saja.
Fikri pun menolak untuk di cium.
"Alasannya?" Kinanti ingin mendengar alasan anak pertamanya menolak juga untuk di cium juga.
"Fi