Rima tercenung sendiri seraya menatap pemandangan di balik kaca jendela, sudah dua hari ini ia terserang sakit, semalam sampai menggigil dengan panas hampir 40 derajat.
"Sudah membaik sekarang, Mba?" ucap Nia mengagetkan. Rima langsung melihat ke arah sumber suara.
"Sejak kapan kamu datang, Nia?"
"Mungkin sekitar sepuluh menit aku berdiri di balik pintu sana, tidak ada jawaban. Jadi maaf aku langsung masuk saja."
"Tidak apa-apa, Nia."
"Apa yang sedang dipikirkan, Mba? Jangan memaksa otak untuk