End

Galih menemani setiap masa tersulit Rima, begitu juga dengan Rima. Pernikahan mereka saat ini sudah memasuki usia sepuluh tahun, tidak terasa. Banyak hal yang sudah dilewati dengan baik.

"Selamat hari pernikahan yang ke sepuluh!" Rima memeluk Galih dari belakang, suaminya itu sedang bersiap menuju rumah sakit.

Galih membalikkan badan, ia kecup kening Rima dengan penuh cinta, semuanya masih sama seperti dulu, tak ada yang berubah. "Semoga kita bisa lebih panjang lagi menikmati waktu berdua!"

"Tidak hanya berdua, aku ingin bertiga atau berempat," ucap Rima.

Galih terdiam, ia tahu maksud istrinya, tapi kemudian dipatahkan oleh kenyataan pahit sebuah takdir yang tidak bisa diubah.

"Aku tetap bisa menjadi ibu meski tidak melahirkan, iya kan?" ucap Rima.

Suaminya itu mengangguk pelan. "Kamu mau kita mengadopsi anak?"

"Iya! Kamu gimana?" tanya Rima.

"Aku ikut semua hal yang membuat kamu bahagia!"

"Tapi kamu happy?"

"Tentu."

Rima tersenyum, ia sudah menimang semuanya beberapa waktu ini, tida
Capítulos gratis disponibles en la App >
capítulo anteriorcapítulo siguiente

Capítulos relacionados

Último capítulo