Bab 85. Pecah Telur
Baru pertama ini, seorang Kusuma-Bos Besar membuka pintu gerbang. Biasanya satpam yang melakukannya.
Aku menatapnya dari teras galeri. Pintu terbuka dengan sendirinya setelah dia membuka kunci. Kok bisa?
Pintu terbuka pelan, menunjukkan beberapa orang berjajar di balik pintu gerbang. Ada Aitu dan karyawan yang lain di sana. Aitu, pegawai kepercayaan Mas Suma yang ditunjuk membantuku.
Mungkin mereka sudah datang sedari tadi, buktinya Mas Suma membuka kunci dan mereka langsung membukanya dari lua