Bab 74. Pertengkaran dan Akhirnya
"Jaga diri ya, Rani!"
Aku menatapnya dan mengangguk.
Mas Tiok, berbalik dan melangkah pergi meninggalkanku. Aku lihat punggungnya yang kokoh dan terjuntai ikatan rambut yang panjang melebihi bahu. Badannya tegap, tinggi kurus dengan kulit agak gelap, kemaskulinannya terlihat kental.
Dari dulu, dia sangat baik kepada semua orang, terutama kepadaku. Dia selalu menawarkan bantuannya tanpa menuntut balasan. Walaupun dia tahu, saat itu aku sudah bersama Mas Bram.
Dia selalu menekankan, bahwa dia a