Bab 73. Perhatian yang Menggoda
Wajahku langsung membeku. Kaki dan badanku terasa lemas. Melebihi rasa sakit, yang aku rasa sekarang ini. Rasa ini, sama ketika menerima foto-foto Mas Bram dengan keluarga barunya. Seperti luka lama yang tertoreh kembali.
Dan, sekarang.
Mas Suma yang aku percaya ternyata juga sama.
*
"Bu Rani! Ada apa!" teriak Aitu tergopoh menghampiriku yang terduduk lemas di kursi tunggu. Dia langsung menjemputku setelah aku menghubunginya.
"Saya merasa tidak sehat, lebih baik saya pulang!" kataku dengan na