Bab 61. Siapa Wanita Ini?
Perjalanan tadi sangat menyenangkan, malam hari kami baru sampai hotel.
"Kenapa? Pegal?" tanya Mas Suma melihatku memijit kaki. Aku menjawab dengan mengangguk.
Antusiasku membuat lupa akan kapasitasku sekarang yang tidak seenergik dulu.
"Sini, aku pijit!" katanya. Kakiku langsung ditaruh di atas pangkuannya. Dan memijit dengan pelan dan lembut.
"Mas Suma, tidak usah. Itu bukan mijit. Itu meraba. Geli, Mas," kataku dan aku tarik kakiku dari pangkuannya.
"Ran, yang kita makan tadi daging ka