Bab 594. Nonton
“Ma-maaf, Tuan, Bu Rani. Mas Denish tadi saya tinggal sebentar, dan dia main air di taman.”
Wajah Mbak Tias terlihat pias. Pasti dia takut dimarahi, terlebih ada Mas Suma yang melihat Denish tertawa sambil mendongakkan wajah ke arah suamiku. Aku pun benar-benar kaget melihat penampilan Denish yang begitu kotor.
Tidak hanya Mbak Tias, Pak Maman pun tergopong juga.
“Mas Denish tadi menemani saya menanam tanaman. Saya hanya berpaling sebentar dia sudah seperti ini. Saya kejar justru lari. Bukan