Bab 583. Urusan Wanita
“Mas Suma. Mami datang!” seruku setelah berlari menujua ruang baca. Mas Suma yang sedang membaca buku, menundukkan kepala bersamaan dengan menurunkan gagang kaca mata, dan mata ke menatapku.
“Memang kenapa?”
“Aku belum cerita tentang Rima. Nanti Mami marah seperti biasanya kalau ketinggalan berita,” ucapku mengingatkan yang sudah-sudah.
Nyonya Besar terkadang merasa tidak dihargai kalau tidak diikutkan pada hal-hal pribadi. Terlebih ini mengenai Rima, calonnya Wisnu-jadi calon anggota baru ke