Bab 550. Seperti Keluarga
“Amel! Cepat Mama sudah siap!”
Suara Mama dari luar kamar, meluruhkan ingatanku saat kejadian tadi. Sekali lagi jemari ini meraba bibir. Masih tertinggal geleyar indah di sana. Aku tidak menyangka melakukannya bersama anak yang mengesalkan itu.
Sekarang, hati ini semakin kesal dibuatnya, karena semakin lama aku merasa kesulitan untuk beranjak darinya. Kebebasan seakan terengut, tetapi kenapa ini membahagiakan? Apa ini namanya jatuh cinta yang sebenarnya? Keterikatan dua hati yang memaksa untuk