Bab 54. Tawanan Cinta
Benar-benar kami terisolasi.
Hanya pegawai hotel yang datang sekadar membersihkan dan menyiapkan makanan.
Selain itu, tidak ada.
Dengan dalih tidak mau mengganggu. Ibu, Widya, Wisnu dan keluargaku pun pamit pulang lewat video call, itupun dari ponsel Mas Suma. Ponselku masih dibawa Nyonya Besar. Tidak ada teman dan ponsel, hanya kami berdua, aku dan Mas Suma.
Aku tidak bisa membedakan, aku ini istrinya atau tawanannya.
Manisnya kebersamaan ini membuatnya tidak sedetikpun beranjak dariku. Huj